Terhubung

Orang-orang bekerja bersama membuka dan merawat kebun di Wuwuk
Kebun · kerja bersama · Wuwuk
Terhubung

Datang untuk berhubungan, bukan mengambil.

Universitas Adat Wuwuk terbuka untuk membangun hubungan dengan komunitas, Masyarakat Adat, filmmaker, penulis, seniman, peneliti, pemuda, lembaga, dan jaringan dari berbagai tempat.

Prinsip

Hubungan bukan satu arah.

Kami tidak ingin Wuwuk hanya menjadi tempat yang didatangi untuk mengambil cerita, data, gambar, pengetahuan, atau pengalaman.

Pertemuan perlu dibangun melalui saling belajar, saling menghormati, dan tanggung jawab.

Wuwuk dapat belajar dari dunia. Dunia juga dapat belajar dari Wuwuk.

Berkunjung

Datang ke Wuwuk.

Orang dapat datang ke Wuwuk untuk belajar, berbagi, berdiskusi, menonton film, mengikuti kegiatan, bertemu komunitas, atau membangun kerja bersama.

Tetapi kunjungan bukan paket wisata budaya.

Tidak semua tempat dapat dikunjungi. Tidak semua kegiatan dapat diikuti. Tidak semua pengetahuan dapat direkam.

Sebelum datang, penting bagi kami untuk mengetahui siapa yang ingin datang, tujuan kunjungan, apa yang ingin dipelajari, dan berapa lama akan berada di Wuwuk.

Belajar & Berbagi

Setiap orang datang membawa sesuatu.

Seseorang dapat datang membawa pengetahuan tentang film, pertanian, teknologi, bahasa, seni, arsip, penulisan, lingkungan, pemetaan, atau pengalaman lain.

Tetapi orang yang datang bukan otomatis menjadi guru.

Ia datang dengan sesuatu untuk dibagikan dan sesuatu untuk dipelajari.

Bentuk Pertemuan

Banyak cara untuk terhubung.

Kunjungan
Bertemu langsung dengan orang, wilayah, praktik, dan kehidupan di Wuwuk.

Pemutaran Film
Mempertemukan karya dengan warga, filmmaker, dan percakapan.

Workshop
Belajar melalui praktik dan proses bersama.

Sharing / Learning
Berbagi pengalaman, metode, pertanyaan, dan pengetahuan.

Residensi
Tinggal, bekerja, mendengar, dan membangun hubungan lebih lama.

Perjalanan
Membawa pengetahuan keluar dan membawa pengalaman kembali ke Wuwuk.

Film & Media

Kamera tidak otomatis memberikan hak untuk merekam.

Filmmaker, jurnalis, fotografer, atau media yang ingin bekerja di Wuwuk perlu membangun hubungan terlebih dahulu.

Pertanyaan yang perlu dibicarakan antara lain:

Apa yang ingin direkam?
Siapa yang akan direkam?
Untuk tujuan apa?
Di mana karya akan digunakan?
Siapa yang akan melihatnya?
Apakah ada bagian yang tidak boleh direkam?
Bagaimana orang yang terlibat akan memperoleh kembali karya tersebut?

Persetujuan bukan formalitas. Ia adalah bagian dari hubungan.

Penelitian

Komunitas bukan lokasi penelitian semata.

Universitas Adat Wuwuk terbuka terhadap percakapan dengan peneliti dan lembaga penelitian.

Tetapi penelitian perlu mempunyai hubungan yang jelas dengan orang dan wilayah tempat pengetahuan berasal.

Sebelum penelitian dilakukan, perlu dibicarakan:

pertanyaan penelitian;
metode;
data yang dikumpulkan;
pengetahuan sensitif;
penyimpanan data;
publikasi;
kepemilikan hasil;
dan bagaimana hasil kembali kepada komunitas.

Kerja Sama

Kerja bersama mengikuti kebutuhan nyata.

Universitas Adat Wuwuk dapat bekerja sama dalam berbagai bidang:

pendidikan adat;
pertanian dan pangan;
film dan audiovisual;
bahasa;
seni dan budaya;
arsip;
penerbitan;
teknologi;
Forest Cinema;
Wuwuk Cinema Week;
festival;
pertukaran antarkomunitas;
Wale Petaupan;
dan kebutuhan lain yang ditentukan bersama.

Kerja sama tidak harus selalu berbentuk proyek besar.

Kadang satu pertemuan, satu alat, satu perjalanan, atau satu pemutaran jauh lebih berguna.

Dukungan

Dukungan dapat mengambil banyak bentuk.

Dana
Mendukung kegiatan dan kebutuhan yang telah ditentukan bersama.

Peralatan
Kamera, audio, komputer, alat kerja, atau teknologi yang memang dibutuhkan.

Buku & Arsip
Bahan belajar dan sumber yang dapat memperkuat proses pengetahuan.

Perjalanan
Mendukung pertukaran, kunjungan, dan pertemuan.

Produksi
Film, publikasi, festival, dokumentasi, atau karya lain.

Ruang
Mendukung Wale Petaupan, Forest Cinema, dan ruang belajar lainnya.

Batas Dukungan

Dukungan tidak menentukan arah komunitas.

Pemberi dukungan tidak menentukan apa yang harus dipelajari.

Tidak menentukan siapa yang menjadi guru atau siapa yang menjadi siswa.

Tidak menentukan pengetahuan apa yang harus dibuka.

Tidak memperoleh kepemilikan atas pengetahuan komunitas karena telah membiayai sebuah kegiatan.

Dukungan mengikuti kebutuhan komunitas.
Komunitas tidak mengikuti kebutuhan proyek.

Data & Dokumentasi

Data mempunyai konteks dan tanggung jawab.

Foto. Film. Rekaman suara. Wawancara. Peta. Tulisan. Daftar nama. Dokumen. Informasi wilayah.

Materi seperti ini tidak otomatis menjadi milik pihak yang mendanai atau mendokumentasikan kegiatan.

Penggunaan kembali perlu dilihat berdasarkan izin, konteks, dan tujuan awalnya.

Media & Publikasi

Sekretariat membantu menghubungkan.

Untuk wawancara, media, publikasi, permintaan dokumentasi, atau penggunaan materi, pihak luar dapat menghubungi Sekretariat Bersama.

Sekretariat dapat membantu menghubungkan dengan orang yang sesuai.

Tetapi Sekretariat Bersama tidak berbicara atas nama seluruh pemegang pengetahuan.

Orang yang mempunyai pengetahuan tetap mempunyai hak untuk berbicara bagi dirinya sendiri.

Wale Petaupan

Salah satu titik untuk memulai hubungan.

Sebagian hubungan dengan pihak luar dapat dimulai dari Wale Petaupan.

Di sana orang dapat bertemu, mengenal konteks, berbicara, dan merencanakan kegiatan.

Tetapi Wale Petaupan bukan gerbang untuk memperoleh akses terhadap seluruh pengetahuan Wuwuk.

Hubungan tetap dibangun sesuai orang, tempat, pengetahuan, dan konteks masing-masing.

Lokasi

Wuwuk · Minahasa · Sulawesi Utara · Indonesia

Universitas Adat Wuwuk tumbuh dari kehidupan di Wuwuk. Hubungan dengan pihak luar dibangun melalui pertemuan, percakapan, kerja bersama, dan konteks yang jelas.

Kanal kontak resmi akan ditambahkan ketika sudah tersedia.

Universe is University

Hubungan adalah bagian dari cara belajar.

Datang dengan pertanyaan. Datang dengan sesuatu yang dapat dibagikan. Datang dengan kesediaan untuk mendengar. Dan pulang dengan tanggung jawab terhadap apa yang telah dipelajari.

Wuwuk & Dunia

Wuwuk belajar dari dunia. Dunia juga dapat belajar dari Wuwuk.

Kembali ke Beranda →
Connect

Come to build relationships, not to extract.

Wuwuk Indigenous Peoples’ University is open to building relationships with communities, Indigenous Peoples, filmmakers, writers, artists, researchers, youth, institutions, and networks from many places.

Principle

Relationships are not one-way.

We do not want Wuwuk to become a place people visit only to take stories, data, images, knowledge, or experience.

Encounters need to be built through mutual learning, mutual respect, and responsibility.

Wuwuk can learn from the world. The world can also learn from Wuwuk.

Visit

Come to Wuwuk.

People can come to Wuwuk to learn, share, discuss, watch films, take part in activities, meet the community, or build work together.

But a visit is not a cultural tourism package.

Not every place can be visited. Not every activity can be joined. Not all knowledge can be recorded.

Before a visit, it is important for us to know who wants to come, the purpose of the visit, what they hope to learn, and how long they intend to stay in Wuwuk.

Learn & Share

Everyone arrives carrying something.

A person may come carrying knowledge of film, farming, technology, language, arts, archives, writing, environment, mapping, or other experience.

But a visitor does not automatically become a teacher.

They come with something to share and something to learn.

Ways of Meeting

Many ways to connect.

Visits
Meet people, territory, practices, and everyday life in Wuwuk.

Film Screenings
Bring works into conversation with residents and filmmakers.

Workshops
Learn through practice and shared process.

Sharing / Learning
Share experience, methods, questions, and knowledge.

Residencies
Stay, work, listen, and build relationships over a longer period.

Journeys
Carry knowledge outward and bring experience back to Wuwuk.

Film & Media

A camera does not automatically give the right to record.

Filmmakers, journalists, photographers, or media wishing to work in Wuwuk need to build relationships first.

Questions that need to be discussed include:

What will be recorded?
Who will be recorded?
For what purpose?
Where will the work be used?
Who will see it?
Is there anything that must not be recorded?
How will the people involved receive the work back?

Consent is not a formality. It is part of the relationship.

Research

Community is not merely a research site.

Wuwuk Indigenous Peoples’ University is open to conversations with researchers and research institutions.

But research needs a clear relationship with the people and territory from which knowledge comes.

Before research begins, it is important to discuss:

research questions;
methods;
data to be collected;
sensitive knowledge;
data storage;
publication;
ownership of results;
and how results will return to the community.

Collaboration

Working together follows real needs.

Wuwuk Indigenous Peoples’ University can collaborate in many areas:

Indigenous education;
farming and food;
film and audiovisual work;
language;
arts and culture;
archives;
publishing;
technology;
Forest Cinema;
Wuwuk Cinema Week;
festivals;
inter-community exchange;
Wale Petaupan;
and other needs determined together.

Collaboration does not always need to become a large project.

Sometimes one encounter, one tool, one journey, or one screening is far more useful.

Support

Support can take many forms.

Funding
Support activities and needs determined together.

Equipment
Cameras, audio equipment, computers, work tools, or technology that is genuinely needed.

Books & Archives
Learning materials and sources that can strengthen knowledge processes.

Travel
Support exchange, visits, and encounters.

Production
Film, publications, festivals, documentation, or other works.

Spaces
Support Wale Petaupan, Forest Cinema, and other learning spaces.

Limits of Support

Support does not determine the community’s direction.

Supporters do not determine what must be learned.

They do not decide who becomes a teacher or who becomes a student.

They do not decide what knowledge must be opened.

Funding an activity does not create ownership over community knowledge.

Support follows community needs.
The community does not follow project needs.

Data & Documentation

Data has context and responsibility.

Photographs. Film. Audio recordings. Interviews. Maps. Writing. Lists of names. Documents. Territorial information.

Materials like these do not automatically become the property of the party that funds or documents an activity.

Reuse needs to be considered according to permission, context, and the original purpose.

Media & Publication

The Secretariat helps connect people.

For interviews, media requests, publication, documentation requests, or use of materials, outside parties can contact the Joint Secretariat.

The Secretariat can help connect people with the appropriate knowledge holder.

But the Joint Secretariat does not speak on behalf of every knowledge holder.

People who hold knowledge retain the right to speak for themselves.

Wale Petaupan

One place from which a relationship may begin.

Some relationships with outside parties can begin at Wale Petaupan.

People can meet there, understand context, talk, and plan activities.

But Wale Petaupan is not a gateway to unrestricted access to all knowledge in Wuwuk.

Relationships still need to be built according to the people, places, knowledge, and context involved.

Location

Wuwuk · Minahasa · North Sulawesi · Indonesia

Wuwuk Indigenous Peoples’ University grows from life in Wuwuk. Relationships with people from outside are built through encounters, conversation, shared work, and clear context.

Official contact channels will be added when they are available.

Universe is University

Relationships are part of how we learn.

Come with questions. Come with something to share. Come willing to listen. And return with responsibility for what has been learned.

Wuwuk & the World

Wuwuk learns from the world. The world can also learn from Wuwuk.

Return Home →

Postingan populer dari blog ini

Belajar Bercerita dari Kampung Sendiri

Belajar dari Kalender Adat

Bahasa yang Kembali ke Tangan Anak-anak